Barokah Shipyard Laksanakan Apel Untuk Memperingati Penutupan Bulan K3 Nasional

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on linkedin
LinkedIn
Barokah Shipyard Laksanakan Apel Untuk Memperingati Penutupan Bulan K3 Nasional

Barokahperkasagroup.com, Barokah Shipyard – Dalam rangka penutupan bulan K3 Nasional, Barokah Shipyard mengadakan kegiatan apel untuk menghormati budaya K3 yang selalu dijunjung tinggi sebagai prinsip dasar pelaksanaan kerja di PT. Barokah Galangan Perkasa.

Meski sempat dirundung cuaca yang tak bersahabat, gerimis selama upacara, namun tak menghalangi Barokah Shipyard untuk tetap melaksanakan kegiatan tersebut.

Kegiatan ini tetap berjalan khidmat dan turut dihadiri oleh petinggi perusahaan.

Mewakili management Barokah Perkasa Group, akrab disapa Pak Budi, memaparkan didalam upacara tersebut bahwa penerapan K3 adalah tanggung jawab bersama, semua pihak berkewajiban untuk berperan aktif sesuai fungsi dan kewenangannya.

“Komitmen perusahaan untuk mempromosikan budaya K3 terus kita pertahankan dan wujudkan. Beberapa perbaikan telah kita lakukan. Pertama, Perusahaan terus berupaya untuk memenuhi regulasi yang berlaku di industri.

Kedua, Perusahaan selama dua tahun ini secara progresif telah membuat program-program K3 seperti training internal, impelementasi permit to work dengan konsisten, drill, dan lomba-lomba K3 untuk meningkatkan pengetahuan dan kesedaran personil,” ucap Presdir Barokah Perkasa Group.

Selain dari perwakilan Barokah Perkasa Group, hadir pula General Manager Bapak Nasir yang dalam upacara mengingatkan bahwa selama dua tahun, Bulan K3 Nasional diperingati dalam kondisi prihatin karena adanya pandemi Covid-19 yang telah terjadi sejak Maret 2020. Ia juga menghimbau agar penerapan K3 di lingkungan Perusahaan bisa terus dilakukan secara konsisten karena hal itu bisa mengurangi resiko penularan Covid-19 di lingkungan Perusahaan.

“Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan terkait keselamatan kerja, pada tahun 2019 terdapat 182 ribu kasus kecelakaan kerja dan sepanjang tahun 2020 terdapat 225 ribu kasus kecelakaan kerja, 53 (lima puluh tiga) kasus penyakit akibat kerja yang 11 (sebelas) diantaranya disebabkan COVID-19. Sepanjang Januari hingga September tahun 2021 terdapat 82 ribu kasus kecelakaan kerja dan 179 (seratus tujuh puluh sembilan) kasus penyakit akibat kerja yang 65 persennya disebabkan karena COVID-19.

Data menunjukkan bahwa usia terbanyak yang mengalami kecelakaan kerja adalah pada kelompok usia muda 20 sampai 25 tahun. lni memberikan sinyal bahwa usia-usia muda berpotensi pada kurangnya kesadaran berperilaku selamat. Untuk itu perlu upaya pendekatan dan sosialisasi K3 yang lebih intens dan inovatif khususnya pada kaum muda agar bisa semakin peduli dan melaksanakan K3 di tempat kerja,” ungkap Bapak Nasir selaku General Manager.

Yang tak kalah menarik, pada agenda apel yang berlangsung, juga diisii dengan pembacaan keputusan pemenang lomba Bulan K3 Nasional sekaligus penyerahan hadiah kepada para pemenang.

Diharapkan, dengan adanya agenda peringatan Bulan K3 Nasional ini, seluruh karyawan di Lingkungan Perusahaan akan semakin termotivasi untuk menerapkan Budaya K3 yang berlaku di Perusahaan.